Percakapan dengan teman saya Sta tadi malam tentang buku dari Rhenald Kasali yang berjudul Self Driving membuat saya pergi ke gramedia siang tadi untuk membeli buku tersebut dan tidak sabar merobek bungkus plastik yang melekat untuk membaca setiap halaman dengan seksama. Ya, akhir tahun ini saya habiskan untuk membaca buku. Intuisi saya menyuruh saya untuk menulis tentang komparasi pendidikan setelah membaca buku tersebut...
Pagi ini disaat matahari belum memunculkan sinarnya, saya bertanya dan berfikir "Kenapa Indonesia memproduksi banyak sampah? Kapan orang Indonesia berhenti untuk buang sampah sembarangan? Kenapa orang indonesia tidak belajar dari segala permasalahan yang ada seperti banjir misalnya? Kenapa ya?" Pertanyaan ini silih berganti bermunculan di otak saya. "Kapan ya Indonesia bebas dari permasalahan sampah? Kapan ya melihat taman bersih atau jalanan bebas sampah?"...
Bonjour Paris, Cuaca mendung malu-malu menyambut ketika saya menginjakkan kaki di Paris, kota metropolitan yang terkenal dengan fashion dan aksen bahasa yang unik. Musim dingin memang identik dengan gloomy, tidak membuat saya mengurungkan niat untuk mengelilingi Paris. Satu hari itu saya dedikasikan untuk melihat bangunan bangunan yang sering muncul di buku saya. Segera saya mencuci muka setelah melewati 7 jam perjalanan dari Amsterdam...
"Iluk, gimana temen-temen kantor?" Ini adalah pertanyaan umum yang ditanyakan oleh teman-teman saya, dari pengalaman mereka yang merasakan rasis di sebuah kantor atau pun lingkungan yang individualis. Beruntung sekali saya belum menemukan itu di kantor pertama saya. Kalau boleh jujur, lingkungan yang membuat saya bertahan. Obrolan demi obrolan, akhirnya teman-teman kantor saya membuat planning untuk travel keliling jawa-bali-lombok, tapi saya hanya bisa sampai...